Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for November 2018



Perjalanan hidup manusia memang tidak pernah ada yang mengetahuinya, kadang kita bahagia namun tak jarang banyak hal yang membuat kita merasa tertekan akan suatu keadaan. Tekanan yang tidak dikelola dengan baik akan memicu terjadinya stres. Sementara dengan teknik tertentu, tekanan justru bisa diubah menjadi kekuatan. Berprasangka baik merupakan salah satu cara untuk menghadapi tekanan agar berbuah kekuatan. Nah, berikut ini ada empat hal yang dapat melatihmu untuk senantiasa berprasangka baik tehadap segala kemungkinan yang akan datang.

1, Percaya bahwa tidak ada hal yang kebetulan



tuhan tidak hanya menciptakan kita tanpa dimintai pertanggung jawaban , Setiapkali diberikan ujian seharusnya kita bertanya kepada diri kita sendiri , Semakin banyak kita melakukan intropeksi diri maka kita akan semakin ikhlas dan sabar akan menjalani ketetapan hidup

2.Ambil hikmah dalam setiap peristiwa



adakalanya tuhan menyelamatkan kita dengan cara yang jauh dari logika , disetiap ada kejadian / peristiwa , ini sematamata tuhan menguji kita sebagai makhluk-Nya bukan , jangan disamakan dengan hal mistis . Hikmah tersebut bisa berupa hal atau pun barang , tetap tabah dengan apa yang kau rasakan saat ini 

3.Hadapi apapun resikonya 
Setiap keputusan yang dipilih pasti akan ada resikonya tergantung dari apa yang akan kalian lakukan , resiko tersebut bisa jadi sangat berbahaya bagi diri kita sendiri , bagai mana cara menghadapinya , resiko bisa timbul kapan saja dimana saja , seperti halnya kematian , resiko ini juga mungkin muncul karna kelalayan kita sendiri , Resiko itu bagaikan kabut semakin menjauh , semakin pekat tapi jika kamu mendekat kepekatan itu tidak nyata tidak benar benar ada 

4 . Pilih bahagia 




 berbahagia lah dengan apa yang kita punya , jangan sesekali membanggakan apa yang kita punya karna semuanya hanyalah titipan dari yang maha Esa
Bahagia hanya memiliki satu syarat yaitu ketika kamu mengijinkannya untuk menetap dalam dirimu. Ya, karena bahagia tidak memiliki syarat, selama kamu mengijinkannya untuk singgah, bahagia akan tetap bertahan. Tidak ada obat untuk membuatmu bahagia, karena bahagia itu sendiri adalah obat dari segala macam sakit, kegundahan bahkan kegagalan.



Kembali lagi di blog ini ya guys , selamat pagi menjelang siang 
kali ini saya akan memberikan materi yang insyaallah bermanfaat bagi kalian yang ingin membuat produk , produk makanan atau pun bisnis lain nya ,  di dalam produk pasti ada yang dinamakan kemasan , saya akan menjelaskan apa itu kemasan 


Kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk dan Krasovec, 2006:33).

Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Pengemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132).


Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun ekuitas merek dan mendorong penjualan. Kemasan adalah bagian pertama produk yang dihadapi pembeli dan mampu menarik atau menyingkirkan pembeli. Pengemasan suatu produk biasanya dilakukan oleh produsen untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang. Produsen berusaha memberikan kesan yang baik pada kemasan produknya dan menciptakan model kemasan baru yang berbeda dengan produsen lain yang memproduksi produk-produk sejenis dalam pasar yang sama.

Fungsi Kemasan 
Banyak perusahaan yang sangat memperhatikan pembungkus suatu barang sebab mereka menganggap bahwa fungsi kemasan tidak hanya sebagai pembungkus, tetapi jauh lebih luas dari pada itu. Simamora (2007) mengemukakan pengemasan mempunyai dua fungsi yaitu:

1. Fungsi Protektif 
Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.

2. Fungsi Promosional 
Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosional. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.

Sedangkan menurut Kotler (1999:228), terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, yaitu :
1.     Self service. Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, dimana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk. 
2.     Consumer offluence. Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan         yang lebih baik. 
3.     Company and brand image. Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk.
4.     Inovational opportunity. Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.
Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

1.     Kemasan melindungi produk dalam pergerakan. Salah satu fungsi dasar kemasan adalah untuk mengurangi terjadinya kehancuran, busuk, atau kehilangan melalui pencurian atau kesalahan penempatan. 
2.     Kemasan memberikan cara yang menarik untuk menarik perhatian kepada sebuah produk dan memperkuat citra produk. 
3.     Kombinasi dari keduanya, marketing dan Logistik dimana kemasan menjual produk dengan menarik perhatian dan mengkomunikasikannya.


Tujuan Kemasan 
Menurut Louw dan Kimber (2007), kemasan dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan, yaitu:

1.     Physical Production. Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya. 
2.     Barrier Protection. Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya. 
3.     Containment or Agglomeration. Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.
4.     Information Transmission. Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label.
5.     Reducing Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti-pencurian. 
6.     Convenience. Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali. 
7.     Marketing. Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.


Jenis-jenis Kemasan 
Berdasarkan struktur isi, kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1.     Kemasan Primer, yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan (kaleng susu, botol minuman, dll). 
2.     Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.
3.     Kemasan Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.
Berdasarkan frekuensi pemakaiannya, kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1.     Kemasan sekali pakai (Disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng. 
2.     Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip), kemasan jenis ini umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman dan botol kecap. 
3.     Kemasan yang tidak dibuang (Semi Disposable). Kemasan ini biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai. Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.
Berdasarkan tingkat kesiapan pakai, kemasan dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1.     Kemasan siap pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya. 
2.     Kemasan siap dirakit, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik.

 Nah guys artikel ini mungkin sangat membantu kaloan dalam mengerjakan soal ya jika ada soal yang materinya kemasan hafal kan yang ini yah hehe 
Didalam dunia ini banyak hal yang bisa dilakukan setiap manusia , Apapun mungki bisa saja terjadi di dunia ini , selain itu manusia bisa memberikan insfirasi melalui apapun , seperti halnya produk , produk bisa muncul karena pikiran sendiri , membuat desain pun harus memilki ide yang menarik sehingga dapat membuat konsumen tertarik pada produk yang kalian buat , dan bahkan dengan adanya produk kemasan ini bisa membuat harga pada produk kalian meningkat dan menjadi mahal , 

Saya akan memberikan contoh desain yang menurut saya ini sangat unik , Bagi laki laki :

1. Hmmm bentuknya sangat mudah dipahami 

Ini adalah kemasan untuk kue , jika kemasn ini dijual di pasaran , mungkin laku keras yah , dan yang akan memakan nya pun mungkin berfikir dulu Kalau kemasannya kayak gini, pasti banyak cowok yang tertarik untuk membeli. Mungkin rotinya memiliki rasa yang sama, tapi dengan kemasan yang unik kayak gini, bisa mengundang rasa penasaran orang-orang untuk beli. Untuk para lelaki jangan berfikiran mesum / porno ya , ini makanan loh , 

2.CD tepung roti 



Pernahkan anda mearsa begitu kesal , kesal karna putus cinta dan sebagainya / mungkin karna kekasih anda di curi sahabat sendiri , pasti kalian marah kan mungkin geram dan ingin memukul si pria yang telah mencuri kekasih kamu , kalian jangan sesekali pukul kawan anda , Mending kalian membeli CD , kalian tau CD , bukan kaset yah . Ciptssn Mi-rae ini sangat unik kan , dia membuat desain dari bahan tepung kentang yang mudah di hancur kan , Cara membukanya pun sangat lah unik , hanya dengan anda melakukan bogem / tinju pada produk tersebut , dan CD pun terbukaa , 
Dari pada anda pukul orang , kan kasian  

Nah guys sangat menarik bukan , Mungkin ini dulu artikel yang bisa saya buat , bila ada pertanyaan silahkan bertanya , jangan ragu 

sekian dan terimakasih







pengertian desain dan contoh desain

- Copyright © tripancakusnandar - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -