- Home >
- pengertian desain dan contoh desain
Minggu, 11 November 2018
Kembali lagi di blog ini ya guys , selamat pagi menjelang siang
kali ini saya akan memberikan materi yang insyaallah bermanfaat bagi kalian yang ingin membuat produk , produk makanan atau pun bisnis lain nya , di dalam produk pasti ada yang dinamakan kemasan , saya akan menjelaskan apa itu kemasan
Kemasan adalah desain
kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan
elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan.
Kemasan digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan,
mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk dan Krasovec,
2006:33).
Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Pengemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132).
Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Pengemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132).
Kemasan
yang dirancang dengan baik dapat membangun ekuitas merek dan mendorong
penjualan. Kemasan adalah bagian pertama produk yang dihadapi pembeli dan mampu
menarik atau menyingkirkan pembeli. Pengemasan suatu produk biasanya dilakukan
oleh produsen untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang.
Produsen berusaha memberikan kesan yang baik pada kemasan produknya dan
menciptakan model kemasan baru yang berbeda dengan produsen lain yang
memproduksi produk-produk sejenis dalam pasar yang sama.
Fungsi Kemasan
Banyak perusahaan yang sangat
memperhatikan pembungkus suatu barang sebab mereka menganggap bahwa fungsi
kemasan tidak hanya sebagai pembungkus, tetapi jauh lebih luas dari pada itu.
Simamora (2007) mengemukakan pengemasan mempunyai dua fungsi yaitu:
1. Fungsi Protektif
Berkenaan dengan proteksi produk,
perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua
berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak
perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.
2. Fungsi
Promosional
Peran kemasan
pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan
sebagai sarana promosional. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan
preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.
Sedangkan menurut Kotler (1999:228), terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, yaitu :
Sedangkan menurut Kotler (1999:228), terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, yaitu :
1. Self
service. Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam
proses penjualan, dimana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk,
meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
2. Consumer
offluence. Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi
kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik.
3. Company
and brand image. Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung
dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali
perusahaan atau merek produk.
4. Inovational
opportunity. Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi
konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.
Selain berfungsi sebagai media
pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:
1.
Kemasan melindungi produk dalam pergerakan. Salah satu
fungsi dasar kemasan adalah untuk mengurangi terjadinya kehancuran, busuk, atau
kehilangan melalui pencurian atau kesalahan penempatan.
2.
Kemasan memberikan cara yang menarik untuk menarik
perhatian kepada sebuah produk dan memperkuat citra produk.
3.
Kombinasi dari keduanya, marketing dan Logistik dimana
kemasan menjual produk dengan menarik perhatian dan mengkomunikasikannya.
Tujuan Kemasan
Menurut Louw dan Kimber (2007),
kemasan dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan, yaitu:
1. Physical
Production. Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan,
tekanan dan sebagainya.
2. Barrier
Protection. Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan
sebagainya.
3. Containment
or Agglomeration. Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama
dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.
4. Information
Transmission. Informasi tentang cara menggunakan transportasi,
daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau
label.
5. Reducing
Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan
rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam
pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai
perangkat anti-pencurian.
6. Convenience.
Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan,
tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali.
7. Marketing.
Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli
untuk membeli produk.
Jenis-jenis Kemasan
Berdasarkan struktur isi, kemasan
dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Kemasan
Primer, yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan
(kaleng susu, botol minuman, dll).
2. Kemasan
Sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi
kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng
susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.
3. Kemasan
Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan,
pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai
pelindung selama pengangkutan.
Berdasarkan frekuensi pemakaiannya,
kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Kemasan
sekali pakai (Disposable), yaitu kemasan yang langsung
dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen,
bungkus daun, karton dus, makanan kaleng.
2. Kemasan
yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip), kemasan jenis ini
umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen
penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman
dan botol kecap.
3. Kemasan
yang tidak dibuang (Semi Disposable). Kemasan ini
biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai.
Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.
Berdasarkan tingkat kesiapan pakai,
kemasan dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Kemasan
siap pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan
bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah
botol, wadah kaleng, dan sebagainya.
2. Kemasan
siap dirakit, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan
sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder
fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik.
Didalam dunia ini banyak hal yang bisa dilakukan setiap manusia , Apapun mungki bisa saja terjadi di dunia ini , selain itu manusia bisa memberikan insfirasi melalui apapun , seperti halnya produk , produk bisa muncul karena pikiran sendiri , membuat desain pun harus memilki ide yang menarik sehingga dapat membuat konsumen tertarik pada produk yang kalian buat , dan bahkan dengan adanya produk kemasan ini bisa membuat harga pada produk kalian meningkat dan menjadi mahal ,
Saya akan memberikan contoh desain yang menurut saya ini sangat unik , Bagi laki laki :
1. Hmmm bentuknya sangat mudah dipahami
Ini adalah kemasan untuk kue , jika kemasn ini dijual di pasaran , mungkin laku keras yah , dan yang akan memakan nya pun mungkin berfikir dulu Kalau kemasannya kayak gini, pasti banyak cowok yang tertarik untuk membeli. Mungkin rotinya memiliki rasa yang sama, tapi dengan kemasan yang unik kayak gini, bisa mengundang rasa penasaran orang-orang untuk beli. Untuk para lelaki jangan berfikiran mesum / porno ya , ini makanan loh ,
2.CD tepung roti
Pernahkan anda mearsa begitu kesal , kesal karna putus cinta dan sebagainya / mungkin karna kekasih anda di curi sahabat sendiri , pasti kalian marah kan mungkin geram dan ingin memukul si pria yang telah mencuri kekasih kamu , kalian jangan sesekali pukul kawan anda , Mending kalian membeli CD , kalian tau CD , bukan kaset yah . Ciptssn Mi-rae ini sangat unik kan , dia membuat desain dari bahan tepung kentang yang mudah di hancur kan , Cara membukanya pun sangat lah unik , hanya dengan anda melakukan bogem / tinju pada produk tersebut , dan CD pun terbukaa ,
Dari pada anda pukul orang , kan kasian
Nah guys sangat menarik bukan , Mungkin ini dulu artikel yang bisa saya buat , bila ada pertanyaan silahkan bertanya , jangan ragu
sekian dan terimakasih




